Biografi Benjamin Harrison dan Hal Menarik dalam Sejarah Kepemimpinannya

Bila membicarakan tentang Biografi Benjamin Harrison, maka ini akan berkisah tentang salah satu presiden yang ada di Amerika Serikat. Lebih tepatnya, Harrison adalah presiden ke-23 Amerika Serikat.

Dia mulai menjabat di tahun 1888. Tentu, akan sangat menarik bila membicarakan sepak terjangnya. Hal lain tentang masa hidupnya juga patut menjadi hal yang menarik untuk diketahui.

Masa awal hidupnya

Image Source: history.com

Harrison lahir pada tanggal 20 Agustus 1833. Dia terlahir di North Bend, Ohio. Masa kecilnya tumbuh di area pertanian yang terletak tak jauh dari Sungai Ohio di sekitar area Cincinnati.

Ayah Harrison, John Harrison adalah seorang petani. Namun, kakeknya, William Henry Harrison tercatat sebagai salah satu presiden di Amerika Serikat. Beliau adalah presiden ke sembilan negara ini. Namun, beliau meninggal sekitar satu bulan setelah pemerintahannya.

Barangkali tak ada yang mengira bahwa Harrison pun akan meniti karir seperti kakeknya. Karena itulah, akhirnya dia mencatatkan diri dalam Biografi Benjamin Harrison sebagai salah satu presiden di Amerika Serikat.

Awal Karir Harrison

Harrison menempuh pendidikan di Miami University yang ada di Oxford dan dia lulus pada tahun 1852. Ayahnya sendiri sudah memberitahu Harrison tentang beban yang ada ketika dia meniti karir di dunia politik. Namun, ini tak menghentikan langkahnya.

Walau ayahnya sudah memperingatkan, istrinya justru mendukungnya. Di Biografi Benjamin Harrison, masa awal politiknya dimulai ketika dia aktif di Indiana dan tergabung dalam Partai Republik. Partai ini mengambil posisi sebagai opisisi terhadap perbudakan.

Lalu, ketika Perang Sipil terjadi, dia terlibat dan menjadi bagian dari Union Army. Dia berposisi sebagai letnan dan bahkan mendapatkan posisi sebagai brigadir jendral pada tahun 1865.

Perjalanannya ke Gedung Putih

Sejak tahun 1881 hingga 1887, Harrison mewakili Indiana sebagai senat Amerika Serikat. Lalu, pada tahun 1882, dia sempat menentang Chinese Exclusion Act yang merupakan suatu akta yang menanggapi banyaknya imigran Cina.

Namun, dia harus melepaskan jabatan sebagai senat usai Partai Demokrat memenangkan pemilu pada tahun 1887. Namun, dia tidak patah semangat. Dia tetap memberikan pidato. Pada akhirnya, dia mendapatkan posisi dan mampu menduduki Gedung Putih.

Harrison dan Kebijakannya

Semasa pemerintahannya, ada banyak kebijakan yang dia buat. Kebijakan dalam dan luar negeri telah dia buat untuk mengatasi masalah negara yang ada saat itu, termasuk juga masalah ekonomi.

Ada banyak kebijakan yang dibuat, dan beberapa di antaranya kebijakan yang cukup tidak populer. Kebijakan ini diambil sebagai solusi atas masalah yang melanda Amerika Serikat pada masa itu. Ini beberapa di antaranya.

  1. Harrison mendukung McKinley Tariff Act pada 1890. Ini membuat pemerintah harus menggelontorkan jutaan Dollar di masa pemerintahan Harrison.
  2. Harrison juga mendukung Sherman Silver Purchase dan ini juga memberikan dukungan finansial yang tidak sedikit.
  3. Harrison juga menunjukkan pengaruh Amerika di kancah internasional. Salah satunya adalah diadakannya konferensi internasional yang bertempat di Washington DC pada 1889.
  4. Selain itu, terjalin kesepakatan dengan Jerman dan Inggris terkait perlindungan pada Kepulauan Samoan.

Usai Melepaskan Jabatan Presiden

Harrison memang memiliki sepak terjang yang cukup bagus dalam membuka hubungan internasional.  Ada juga kebijakan ekonomi yang sebenarnya tergolong tidak populer karena membuat pemerintah harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar.

Setelah dia tidak lagi berada di Gedung Putih, Harrison menikah dengan Mary Lord Dimmick di usia 62 tahun. Lalu, dia menutup karirnya pada tahun 1901 dan meninggal karena pneumonia. Semua sepak terjangnya tentunya patut menjadi catatan penting dalam Biografi Benjamin Harrison.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *